Kamis, 08 Desember 2011

Kayakas - Air Mata (1992)



Kayakas merupakan akronim dari Karunia Yang Kuasa yang berbase camp di Jakarta. Motoris sekaligus roh dalam tubuh Kayakas tak lain si Gitaris Iwan Kayakas. Satu hal yang menarik dari Kayakas dimana terdapat 2 vokalis dengan karakter suara berbeda. Saka Birzha punya suara tinggi dan melengking sedang Rangga Mathias sebaliknya punya karakter suara rendah agak serak-serak. Penguasaan teknik bermusik Kayakas banyak yang mengacungi jempol bahkan dikatakan di atas Red Spider, Alukard, Pumars, Kamikaze maupun Big Panser. Namun karier band ini tidak berumur panjang, disaat sedang berlangsung penggarapan album kedua Kayakas resmi bubar.

Tracklist :

Air Mata
Sesat
Nona
Gadis
Gerhana
Cermin
Kisas
Keadilan

Download
Pass : karimsamman@multiply.com

Thanks for borneoclassicrock.blogspot.com

Kindern - Kamuflase (1997)

Personil Kindern Ricky (Gitar), Arya (Vocal), Pechonk (Gitar), Hengky (Drum), Bato (Bass). Pada tahun 1997 mereka mengeluarkan album yang di beri titel "Kamuflase", walaupun tak setenar band-band yang lain namun lagu-lagu dari Kindern cukup enak untuk di nikmati pecinta klasik rock indonesia. Satu-satunya lagu Kindern yang sempat terdongkrat berjudul “masih Ada” dengan paduan unsur slow rock dibalut distorsi gitar yang apik.

Tracklist :

Kamuflase
Masih Ada
Harap
Jangan Jadi Angin
Sincu You've Been Gone
Camar Bertuan
Rina
Despise Me
Adam Dan Hawa
Angan (Selalu)

Download
Pass : karimsamman@multiply.com

Thanks for borneoclassicrock.blogspot.com

Kin - Malam Jingga (1994)

KIN sebenarnya bisa menjadi group yang punya masa depan cerah di blantika musik Indonesia. Kemunculannya di album pertama ini langsung mencuri perhatian. Mereka adalah LIAN PANGGABEAN (Gitar), EKKA BHAKTI (Keyboard), GERRY HERB (Drum), RIO RADITYO (Bass), dan HERRY SUDAYAT (Vokal). Lagu MALAM JINGGA yang menjadi andalan album ini sempat menjadi radio hits, dan klipnya juga seringkali muncul di TV. Mereka punya kans untuk lebih maju, tapi sayang, setelah merilis album SAAT SAAT BERSAMAMU tahun 1997, mereka vakum sampai hari ini.

Track List
1. MALAM JINGGA
Lian & Rio
2. JANGAN PUTUS ASA
Eka, Lian, Rio, Herry
3. OH MALAM
Rio, Lian, Herry
4. KINI
Rio & Herry
5. BAWALAH AKU PERGI
Lian & Herry
6. TANGISAN PERANG
Rio, Lian, Herry
7. AKU SUKA AKU CINTA
Lian, Luki, Rio, Eka, Sam Bobo
8. BUAT APA
Lian, Eka, Wishnu
9. JABATKAN TANGAN
Lian & Wishnu

Download
pass : karimsamman@multiply.com

Thanks for borneoclassicrock.blogspot.com & indolawas.blogspot.com

Dwipa


Nama WAWAN ABI awalnya dikenal sebagai drummer dari kelompok DEWA 19. Namanya ikut melambung ketika album pertama Dewa sukses besar di pasaran. Tapi sayangnya, keterlibatan Wawan di Dewa hanya di album pertama saja, karena di album kedua namanya sudah ‘dicoret’ dari daftar personel dan menyisakan cerita yang tidak menyenangkan. Mencoba untuk bangkit dan tetap eksis di dunia musik berbekal nama yang sudah lumayan besar, Wawan kemudian membentuk kelompok bernama DWIPA bersama DANIEL, HENNING, RUDI dan STEVE. Mereka berhasil merilis album berjudul DWIPA dengan single andalan berjudul MAAF. Kemunculan mereka sempat diperbincangkan karena keberadaan Wawan di group ini, terlebih materi lagu andalannya memang easy listening dan potensial hits. Sayangnya, album Ini ditanggapi biasa saja di pasar meskipun lagu Maaf sempat menjadi radio hits. Album ini sekaligus menjadi album pertama dan terakhir dari Dwipa.

Download
Pass : RYL's-KARIM's COLLECTIONS

Rabu, 07 Juli 2010

Protonema - Pilihan Pertama (2000)


Track List
1.Di Persimpangan
2.Cinta ( Dia & Aku )
3.Jangan Sampai
4.Deena
5.Pilihan Pertama
6.Monopoli
7.Lia ( Jangan Karena Itu )
8.Susila Yang Tersisa

Download

Senin, 13 Juli 2009

Protonema - November (1997)

Rinduku Adinda
Beriku Kejujuran
Damai
Terlalu Cinta
Entah Apa
Seluruh Hati
Tak Terperih
Omong Kosong
Bebaskan
Adikku Sayang

Protonema - Self Tittled (1996)

Protonema terbentuk dari 4 orang yang suka musik, mereka adalah : Doddy [Bass], Gun Gun [Keyboard], Didiet [Drum] dan Sidik[Gitar]. Protonema diambil dari istilah Biologi yang artinya `Tunas Lumut`. Diawali dari berbagai acara - acara kecil di sekolah hingga peringatan hari bersejarah Protonema mulai aktif main di panggung panggung musik lokal. Hingga akhirnya mereka menetapkan hari lahir Protonema tanggal 5 November. Pertemuannya dengan Benny [Keyboard] di awali ketika sekolah mereka mengirimkan perwakilan kelompok vocal group untuk ikut dalam acara festival di Bandung. Ketika itu Protonema masih belum menggunakan lead keyboard sebagai penambah harmoni dalam musik mereka. Keikutsertaan mereka sampai pada Festival Band Explosion Yamaha.
Meski tidak mendapat nomor mereka ternyata bertemu lagi dengan personil baru, Ozie yang akhirnya mengisi posisi vokal dan perkusi. Lulus dari SMU mereka sempat vakum untuk beberapa saat. Apalagi setelah Doddy diterima di STAN Jakarta, sehingga posisinya harus digantikan oleh yang lain. Masuknya Lusman pada awal tahu '91 akhirnya menggantikan posisi Doddy sampai sekarang ini. Lusman, pada waktu itu bekerja di sebuah studio di Bandung sebagai crew (part-time) dimana Protonema pada waktu itu seringkali latihan di tempat tersebut. Lewat sebuah pertunjukan festival mereka bertemu dengan Micko yang pada waktu itu baru saja keluar dari Java Jive. Masuknya Micko ini ternyata membuat Protonema tidak mau berpikir tanggung lagi yang akhirnya Protonema bertekad untuk tampil secara luas.
Bumi Sangkuriang` adalah tempat mereka yang pertama untuk menunjukan kebolehannnya. Dilanjutkan dengan `O' Hara' Tavern`, `Fame`, `Laga`, dan masih banyak lagi. Sempat pula mereka menjadi Home Band-nya radio OZ dalam format Pub On The Air setiap malam Jum'at. Juga menyusul Music Cafenya radio Ardan. Setelah cukup lama di Bandung mereka mulai merambah Jakarta. Di tahun '93 mereka dikontrak `Hard Rock Cafe` Jakarta untuk mengisi acara rutin Sunday Special dan di `Hard Rock Cafe` Bali selama 1 bulan ! Selama dekade '93 - '94 mereka pun mulai mengisi di Prambors Cafe, Jazz 'n Rock, dan acara - acara sekolah bergengsi lainnya seperti PL Fair, STEKPI Expo, dan lain - lain.
Kebersamaan dengan Gun Gun teryata tidak bisa lama dikarenakan ia harus menyelesaikan studinya di UNPAD. Formasi ini ternyata berubah lagi setelah Ozie pun hengkang dari Protonema dikarenakan harus memilih antara kuliah dan band. Formasi ini agak bertahan lama sampai pada sekitar tahun '94 Micko mengalami musibah kecelakaan yang kemudian posisinya digantikan sementara oleh Ian sebagai vokalis pengganti Micko. Selama masa penyembuhan Micko, mereka tetap main di berbagai event dan di cafe - cafe. Sampai Micko kembali dalam formasi ini, mereka mulaimembuat demo lagu sendiri. Kedekatan mereka dengan radio Prambors memudahkan mereka untuk membuat demo tersebut karena fasilitas yang ada di studio tersebut. Dibantu oleh Adrian Sjarkawi, mereka membuat beberapa demo dalam satu malam saja. Dorongan Dodo Abdullah sebagai Music Directornya Prambors, pun sangat besar disini hingga demo tersebut diterima oleh pihak Aquarius. Di lain pihak, ketika demo tersebut diterima oleh Aquarius, Ian mengundurkan diri dari Protonema untuk menyelesaikan titel kesarjanaannya.
Sukses lagu Kiranya di album pertama ini dilanjutkan dengan promo tur & show-show hampir ke seluruh wilayah Indonesia. Sukses album pertama ini, tidak disia-siakan oleh mereka untuk bekerjsama dengan majalah remaja HAI untuk ikut serta dalam Pesta Pelajar HAI - ANTeve 96. Pertengahan April 96, mereka kembali masuk studio untuk membuat album kedua. Materi di album kedua ini banyak sekali kejutan baru yang dibuat Protonema. Dari mulai pemilihan sound, unsur etnis, penggarapan aransemen sudah lebih diperhatikan. November diambil karena mengingat beberapa moment penting yang terjadi di bulan tersebut. Misalnya Protonema genap berusia 5 tahun pada tanggal 5 November, juga selesainya album pada bulan tersebut. Rinduku Adinda, Terlalu Cinta & Seluruh Hati menjadi andalan di album ini.
Kesuksesan album tersebut tidak dibarengi kesuksesan grup. Merasa tidak sepaham & sulitnya komunikasi membuat mereka harus memutuskan untuk tidak bekerja sama lagi dengan Micko [Vokalis sekaligus Gitaris Protonema]. Banyak Pro & Kontra di mass-media, fans club & masyarakat umumnya, tetapi semua itu bisa dilewati oleh Protonema karena berbekal keyakinan bahwa keputusan yang diambil adalah yang terbaik. Setelah menjalani beberapa proses audisi, pilihan untuk vokalis pengganti jatuh kembali kepada Ian, meski beberapa orang ada yang mengajukan diri untuk siap di audisi.
Tahun 2000 Protonema kembali masuk dapur rekaman dengan album ketiga “Pilihan Pertama”. Dengan vokalis baru Ian. Karakter vokal Ian yang berbeda jauh dengan Micko membuat warna musik Protonema berubah haluan. Ternyata perubahan ini justru menjadi bumerang di tubuh band itu. Kehadiran Ian tak cukup mampu menggantikan peran sentral Micko. Hingga pada akhirnya konsumen musiklah yang menjadi penilai, album “Pilihan Pertama” jeblok di pasaran. Keadaan itu membuat Protonema vakum dan hingga kini tak ada keputusan jelas apakah band ini membubarkan diri atau tidak. Tahun 2008 ini berita duka terdengar ketika mantan vocalist mereka Micko menghembuskan nafas terakhir.

Berikut ini adalah album pertama Protonema :

Protonema - 18 Th (Tawuran)
Protonema - Aku Dan Dunia
Protonema - Kau
Protonema - Kiranya
Protonema - Langkah Pasti
Protonema - Resah
Protonema - Salahkan
Protonema - Ternyata