Tampilkan postingan dengan label Dewa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2016

Dewa - Republik Cinta (2006)


Republik Cinta adalah album studio kedelapan dan terakhir dari grup band Indonesia Dewa 19. Album ini dirilis pada tahun 2006 di bawah label EMI.

Dewa 19 mulai serius menjajal pasar internasional, dengan ditandatanganinya kontrak dengan EMI Music International di Hong Kong yang berlaku sejak 1 Januari 2006. Dengan EMI, Dewa 19 sepakat ingin go international. EMI merupakan perusahaan rekaman ketiga selama Dewa 19 berkarier, setelah Team Records dan Aquarius Musikindo. Perpindahan label Dewa 19 ini kemudian disengketakan oleh pihak label Aquarius Musikindo.

Keberhasilan Dewa 19 menjalin kontrak dengan EMI International disambut dengan suka cita oleh personel Dewa 19 dengan mengeluarkan album dalam 2 versi: untuk pasar Indonesia dan untuk pasar internasional.

Sebagai pemanasan sebelum album Republik Cinta dilaunching, Dewa 19 dan EMI telah melempar singel pertama berjudul "Laskar Cinta" di 150 radio di Indonesia pada tanggal 12 Desember 2005. Lagu ini diilhami dari perseteruan Dhani dengan ormas Islam beberapa waktu yang lalu. Ahmad Dhani selaku pencipta lagu mencoba mensinergikan lagunya dengan isu internasional yang saat itu tengah marak, teroris dan kekerasan. Tulisan KH Abdurrahman Wahid di The New York Times, koran terkemuka di Amerika Serikat telah mengantarkan Dewa 19 dikenal secara internasional.

Materi album :

Secara keseluruhan, lagu-lagu di dalam album ini masih didominasi warna rock dan pop ala Dewa 19. Yang cukup kontras, lagu "Laskar Cinta", Dhani mencoba meramunya dengan irama world music.

Pada album ini terdapat 10 lagu baru milik Dewa 19, serta 1 lagu daur ulang milik grup musik legendaris Queen, "I Want to Break Free". 30% lagu-lagu di album ini ditulis dalam bahasa Inggris.
Penggarapan album :

Seperti biasanya, Ahmad Dhani selaku panglima Dewa 19 tetap dominan dalam proses penggarapan album. Hanya Andra Ramadhan dan Once yang menyertakan lagu ciptaan mereka. Andra menghadirkan lagu berjudul "Selimut Hati". Jika biasanya Andra hanya membuat notasi dan musik saja, pada lagu ini Andra juga telah membuat liriknya sendiri. Sementara Once meciptakan sebuah lagu berbahasa Inggris berjudul "Live On". Selain itu, Dewa 19 juga menyertakan pencpita lagu produktif Bebi Romeo di dalam lagu "Flower in the Desert".

Album Republik Cinta beredar di pasaran indonesia di akhir Desember 2005 dan masuk pasar Asia pada pertengahan Januari 2006.

Daftar lagu :
  1. "Laskar Cinta" Chapter One
  2. "Laskar Cinta" Chapter Two
  3. "Emotional Love Song"
  4. "Larut"
  5. "Sedang Ingin Bercinta"
  6. "Perasaanku Tentang Perasaanku Kepadamu"
  7. "Lelaki Pencemburu"
  8. "Lover's Rhapsody"
  9. "I Want to Break Free"
  10. "Flower in the Desert"
  11. "Live On"
  12. "Selimut Hati"

Personel :
Ahmad Dhani - Keyboard, Guitar, Vocal
Andra Junaidi - Guitar
Yuke Sampurna - Bass
Once - Lead Vocal
Tyo Nugros - Drum

https://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Cinta

Rabu, 14 Desember 2016

Dewa - Laskar Cinta (2004)


Laskar Cinta adalah album ketujuh karya grup band rock Indonesia, Dewa 19. Album ini dirilis pada tahun 2004 di bawah label Aquarius Musikindo. Singel pertama dari album ini adalah "Pangeran Cinta".
  1. "Pangeran Cinta"
  2. "Atas Nama Cinta"
  3. "Satu"
  4. "Indonesia Saja"
  5. "Sweetest Place"
  6. "Hidup Ini Indah"
  7. "Cinta Gila"
  8. "Nonsens"
  9. "Hadapi Dengan Senyuman"
  10. "Matahari Bintang Bulan"
  11. "Aku Tetaplah Aku"
  12. "Shine On"
Download


Personel :
Ahmad Dhani - Keyboard, Guitar, Vocal
Andra Junaidi - Guitar
Yuke Sampurna - Bass
Once - Lead Vocal
Tyo Nugros - Drum

Catatan :
  • Album ini adalah album terakhir Dewa 19 lewat label Aquarius Musikindo. Karena pada tahun 2005, Dewa mulai berpindah label dari Aquarius ke EMI Music Indonesia
  • Beberapa lagu yang dijadikan soundtrack sinetron dalam album ini adalah : Satu (OST Sinetron "Kusebut Namamu" (RCTI, 2006)), Pangeran Cinta (OST Sinetron "Pangeran" (SCTV, 2015)) dan Cinta Gila (OST Sinetron "Anak Jalanan" (RCTI, 2015))
https://id.wikipedia.org/wiki/Laskar_Cinta

Dewa - Cintailah Cinta (2002)






Cintailah Cinta adalah album keenam karya grup band Indonesia Dewa. Album ini dirilis pada tahun 2002 di bawah label Aquarius Musikindo. Album ini kembali mengulangi sukses album Dewa sebelumnya dengan angka penjualan mencapai lebih dari 1,04 juta kopi. Album ini melahirkan beberapa hits seperti "Pupus", "Arjuna", "Kasidah Cinta" dan lainnya.

Setelah sukses album Bintang Lima, Dewa semakin percaya diri untuk merilis album berikutnya yang berjudul “Cintailah Cinta”. Dengan materi album yang begitu kuat dan banyaknya lagu yang berpotensi menjadi hits album ini akan dengan mudah memikat hati para pecinta musik Indonesia. Maka sang Master Ahmad Dhani pun mematok angka 3 juta keping sebagai target. Sayangnya, meskipun album ini sangat populer dan melahirkan banyak hits, ternyata penjualan kasetnya hanya mencapai angka sedikit di atas satu juta keping. Bagaimanapun, ini teteplah album yang luar biasa. Mengingat tak banyak band di Indonesia yang albumnya terjual jutaan kopi. Sesuai dengan judul albumnya”Cintailah Cinta”, lagu-lagu di album ini memang bertaburan kata-kata cinta. Cobalah simak lagu Pupus, Kasidah Cinta, Kosong, Mistikus Cinta dan Air Mata yang tampil dengan nuansa klasik ala The Beatles yang menghanyutkan. Yang menjadi lagu jagoan di album ini adalah lagu “Arjuna Mencari Cinta” yang kemudian berubah menjadi “Arjuna” saja setelah dituntut seorang penulis novel. Video klip lagu “Arjuna” awalnya akan disutradarai oleh Dimas Djayadiningrat, tetapi kemudian Dimas berubah pikiran sehingga Dhani menyutradarai sendiri video klip lagu ini. Dewa makin memantapkan posisinya sebagai band papan atas yang tak tergoyahkan oleh gempuran band-band baru. Terbukti, mereka terpilih sebagai group pop terbaik. Bahkan lagu Arjuna meskipun penuh kontroversi, berhasil terpilih sebagai lagu alternative terbaik di ajang musik tahunan AMI Awards 2002.
  1. "Arjuna" - 5:13
  2. "Kosong" - 3:35
  3. "Mistikus Cinta" - 5:38
  4. "Angin" - 4:12
  5. "Pupus" - 5:05
  6. "Cintailah Cinta" - 5:14
  7. "Kasidah Cinta" - 4:22
  8. "Bukan Rahasia" - 4:30
  9. "Air Mata" - 7:34

Personel :
Ahmad Dhani - Keyboard, Guitar, Vocal
Andra Ramadhan - Guitar
Once - Lead Vocal
Tyo Nugros - Drums
Erwin Prasetya - Bass

https://id.wikipedia.org/wiki/Cintailah_Cinta
http://sarjanakehidupan.blogspot.co.id/2013/06/kala-lagu-cinta-dewa-kembali-meledak.html

Dewa - Bintang Lima (2000)





Bintang Lima adalah album kelima karya rup band Dewa yang dirilis pada tahun 2000. Di album ini Dewa memperkenalkan 2 personel barunya, yaitu Once sebagai vokalis dan Tyo Nugros sebagai drummer. Kehadiran 2 personel baru ini membawa angin segar pada musik Dewa. Album ini meledak di pasaran dan sukses terjual hingga mencapai 1,7 juta keping. Album ini merupakan album tersukses sepanjang karier Dewa. Album ini mencetak sejumlah hits termasuk "Roman Picisan", "Dua Sejoli", "Risalah Hati", "Separuh Nafas", "Cemburu" dan "Lagu Cinta".

Bila ada sebuah group band yang paling kontroversial di Indonesia itu adalah Dewa 19. Kontroversi ini bersumber dari cara Dhani Ahmad dalam menangani band ini yang dianggap terlalu dominan dan arogan. Setelah memecat Wong Aksan dan Ari Lasso pada tahun 1997, tak terdengar kabar Dewa 19 akan merilis album baru. Banyak yang berpikir Dewa 19 sudah habis. Hingga pada tahun 2000 Dhani kembali menghidupkan Dewa 19 dengan merilis album baru yang bejudul “Bintang lima”, Dhani merekrut Once sebagai vokalis dan Tyo Nugros sebagai drummer. Angka 19 pun dihilangkan menjadi “Dewa” saja. Banyak yang meragukan kalau Dewa mampu bangkit lagi dan mengulang sukses album Pandawa lima yang terjual 900 ribu keping. Namun nyatanya, Album ini perlahan tapi pasti berhasil terjual menyentuh angka 1,8 juta keping. Meskipun lirik lagu dan aransemen musik di album ini terdengar cukup rumit nyatanya hampir semua lagu di album ini berhasil menjadi hits. Bagi yang suka membaca buku sastra dan puisi ala Kahlil Gibran mungkin judul-judul lagu di album ini sangat tidak asing. Sebut saja Roman Picisan, Dua Sejoli, Cinta adalah Misteri, dan Sayap-sayap Patah. Kehadiran album ini sekali lagi menguatkan posisi Dewa sebagai salah satu band paling berpengaruh di Indonesia. Lima penghargaan AMI awards pun diraih dari album ini termasuk kategori group terbaik dan album terbaik.

1."Mukadimah" (Dhani Ahmad)2."Roman Picisan" (Dhani Ahmad)
3."Dua Sejoli" (Dhani Ahmad)
4."Risalah Hati" (Dhani Ahmad)
5."Separuh Nafas" (Andra Ramadhan, Dhani Ahmad)
6."Cemburu" (Once Mekel, Dhani Ahmad)
7."Hidup Adalah Perjuangan" (Dhani Ahmad)
8."Lagu Cinta" (Dhani Ahmad)
9."Cinta Adalah Misteri" (Andra Ramadhan, Dhani Ahmad)
10."Sayap-Sayap Patah" (Dhani Ahmad)
11."1000 Bintang" (Dhani Ahmad)

Download

Personel :
Dhani Ahmad - Keyboard, Guitar, Vocal
Elfonda Mekel - Lead Vocal
Wizztyo Nugros - Drum
Andra Junaidi - Guitar

Musisi tambahan :
Ari Lasso - Background vocal pada "Roman Picisan"
Erwin Prasetya - Bass (Additional Player)
Teddy Panelewen - Background vocal pada "Roman Picisan"
Bebi Romeo - Background vocal pada "Roman Picisan"
Yani Libels - Background vocal pada "Roman Picisan"
Erwin Gutawa - String arrangement
Sa'unine - Jokja orchestra
Shanty - Background vocal
Vika - Background vocal
Dade - Bass pada "Cinta Adalah Misteri"
Kenny Jo - Flute pada "Risalah Hati"
Catatan Penting :

Walaupun sudah dikeluarkan dari Dewa 19, Ari Lasso sempat menjadi background vocal dalam lagu Roman Picisan.
Erwin Prasetya tetap bermain bass di album ini, namun hanya sebagai additional player, bukan pemain tetap.
Lagu "Cinta Adalah Misteri" dijiplak oleh grup band asal Brebes, Jawa Tengah yang bernama Naculla' mereka membuat lagu yang berjudul "Karena Ku Cinta" yang iramanya serupa dan hal ini tidak diketahui oleh semua personil Dewa 19 bahkan Ahmad Dhanisendiri.

https://id.wikipedia.org/wiki/Bintang_Lima
http://sarjanakehidupan.blogspot.co.id/2012/06/bintang-lima-benar-benar-menjadikan.html

Dewa 19 - The Best Of (1999)



The Best of Dewa 19 adalah album kumpulan karya-karya terbaik Dewa 19 yang dirilis pada tahun 1999. Album ini memuat lagu-lagu terbaik Dewa 19 semasa Ari Lasso menjadi vokalis, sejak album pertama Dewa 19 (1992) hingga Pandawa Lima (1997). Album ini memuat 2 buah lagu baru yaitu "Elang" dan "Persembahan Dari Surga". Album ini merupakan album perpisahan Dewa 19 dengan Ari Lasso sebelum akhirnya digantikan oleh Once.

1."Elang" (Dhani Manaf)
2."Kirana" (Dhani Manaf, Erwin Prasetya)
3."Aku Milikmu" (Dhani Manaf, Ari Lasso, Andra Ramadhan)
4."Cukup Siti Nurbaya" (Dhani Manaf)
5."Cinta 'Kan Membawamu Kembali" (Dhani Manaf)
6."Kangen" (Dhani Manaf)
7."Aku Disini Untukmu" (Andra Ramadhan, Wong Aksan)
8."Kamulah Satu-Satunya" (Dhani Manaf, Erwin Prasetya)
9."Satu Hati (Kita Semestinya)" (Dhani Manaf, Andra Ramadhan)
10."Persembahan Dari Surga" (Dhani Manaf)

Download
Personel :
Dhani Ahmad Manaf - Keyboard, Backing Vocal
Andra Junaidi - Guitar
Ari Lasso - Lead Vocal
Erwin Prasetya - Bass

Musisi tambahan :
Once Mekel - Background vocal pada "Persembahan dari Surga"
Tyo Nugros - Drums pada "Elang" dan "Persembahan dari Surga"
Yani libels - Background vocal pada "Elang"

https://id.wikipedia.org/wiki/The_Best_of_Dewa_19




Selasa, 13 Desember 2016

Dewa 19 - Pandawa Lima (1997)


Pandawa Lima adalah album keempat karya grup band Indonesia Dewa 19. Album ini dirilis pada tahun 1997 oleh perusahaan rekaman Aquarius Musikindo dan di distribusikan oleh Aquarius Musikindo. Album ini melejitkan sejumlah hits seperti "Kirana", "Kamulah Satu-Satunya", dan lainnya.

Tracklist
  1. Kirana
  2. Aku Disini Untukmu
  3. Bunga
  4. Suara Alam
  5. Sebelum Kau Terlelap
  6. Satu Sisi
  7. Aspirasi Putih
  8. Cindi
  9. Petuah Bijak
  10. Selatan Jakarta
  11. Kamulah Satu-Satunya
Download

Personel :
Dhani Manaf - Keyboard, piano, organ, synthesizer
Andra Ramadhan - Electric & accoustic guitar
Erwin Prasetya - Bass
Ari Lasso - Lead vocal
Wong Aksan - Drums, Synthesizer

Dewa 19 - Terbaik Terbaik (1995)




Terbaik Terbaik adalah album ketiga karya grup band Indonesia Dewa 19. Album ini dirilis pada tahun 1995 oleh perusahaan rekaman Aquarius Musikindo dan di distribusikan oleh Aquarius Musikindo. Album ini melejitkan sejumlah hits seperti "Cukup Siti Nurbaya", "Satu Hati (Kita Semestinya)", "Cinta 'Kan Membawamu Kembali", dan lainnya.

Album yang memuat 11 lagu ini direkam sejak bulan Oktober 1994 hingga Mei 1995 di berbagai studio: Gin's Studio, Triple M, Studio 15 dan RJ Studio, serta dimasterkan di Don Bartley, 301 Studio, Australia. Pada album ini Putra Jaya Husin bertindak sebagai Executive Producer dan Dhani Manaf bertindak sebagai produser dan menciptakan hampir semua lagu di album ini. Album ini memiliki konsep musik pop rock yang dikembangkan dengan menambah unsur-unsur jazz, folk, funk dan ballad. Untuk foto-foto dan sampul album digarap oleh Dimas Djayadiningrat.

Banyak pengamat musik meyakini bahwa inilah album terbaik yang pernah dibuat Dewa 19 yang mengukuhkan mereka sebagai salah satu grup band besar terkreatif yang pernah ada di Indonesia. Majalah Rolling Stone edisi Desember 2007 menempatkan album ini pada urutan 26 dalam daftar "150 Album Indonesia Terbaik".
1."IPS" (Andra Ramadhan)
2."Cukup Siti Nurbaya" (Dhani Manaf)
3."Satu Hati (Kita Semestinya)" (Dhani Manaf, Andra Ramadhan)
4."Terbaik Terbaik" (Dhani Manaf, Andra Ramadhan)
5."Hanya Satu" (Dhani Manaf, Andra Ramadhan)
6."Cinta 'Kan Membawamu Kembali" (Dhani Manaf)
7."Manusia Biasa" (Dhani Manaf)
8."Restoe Boemi" (Dhani Manaf, Erwin Prasetya)
9."Hitam Putih" (Dhani Manaf, Andra Ramadhan)
10."Jalan Kita Masih Panjang" (Dhani Manaf)
11."Jangan Pernah Mencoba" (Dhani Manaf, Andra Ramadhan)

Download

Personel :
Dhani Manaf - Keyboard, piano, background vocal
Andra Ramadhan - Electric & accoustic guitar, riff concept
Erwin Prasetya - Bass, 5 strings fretless, background vocal
Ari Lasso - Lead vocal

Musisi tambahan :
Rere - Drums
Hendry - Violin
Lilo - Background vocal pada "Cukup Siti Nurbaya"
Reza Artamevia - Background vocal pada "Satu Hati (Kita Semestinya)"
Maia Estianty - Background vocal pada "Hanya Satu" dan "Jalan Kita Masih Panjang"
Mitha Sardi - Background vocal pada "Terbaik Terbaik"dan "Manusia Biasa"
Keke & Pay - Background vocal pada "Jangan Pernah Mencoba"
Keterangan
  • "Cinta 'Kan Membawamu Kembali" direkam ulang oleh Reza Artamevia pada album Keabadian pada tahun 2000, lalu kemudian direkam ulang lagi oleh Mike Mohede pada tahun 2006.
  • "Cukup Siti Nurbaya" dan "Satu Hati (Kita Semestinya)" direkam ulang oleh Dewi Dewi pada tahun 2007 dalam album Recycle +. Versi Once dari lagu ini direkam pada album live Dewa 19, Atas Nama Cinta I & II, pada tahun 2004.
https://id.wikipedia.org/wiki/Terbaik_Terbaik




Dewa 19 - Format Masa Depan (1994)



Format Masa Depan adalah album kedua karya grup band Dewa 19 yang dirilis pada tahun 1994. Album ini merupakan album pertama Dewa 19 yang dirilis di bawah perusahaan rekaman HJ Productions dan di distribusikan oleh Aquarius Musikindo. Album ini melahirkan beberapa hits seperti "Aku Milikmu" dan "Tak 'Kan Ada Cinta Yang Lain".

Personel :
Dhani Manaf - Keyboard, Backing vocal
Andra Ramadhan - Gitar
Ari Lasso - Vokal
Erwin Prasetya - Bass

Personel Tambahan :
Rere - Drum
Ronald - Drum
Bintang - 5st Fretless pada "Mahameru"
Maia Estianty - Backing vocal pada "Aku Milikmu"
Nita Tilana - Backing vokal pada "Imagi Cinta" dan "Still I'm Sure We Love Again"
Netta KD - Backing vocal pada "Imagi Cinta" dan "Still I'm Sure We Love Again"
Didi Bova - Backing vokal pada "Imagi Cinta"
Revy Temo - Backing vocal pada "Aku Milikmu" dan "Format Masa Depan"

Produksi :
Putra Jaya Husin - Executive Producer
Don Bartley - Mastering
David Macquarie - Sonic Solution Engineer
Iman S. - Mastering & Sonic Solution Supervision
Whisnu "Val" - Studio Equipment Coordination
Studio 17 Graha Grafis - Album Design
Danton Sihombing - Art Design
Tigor Lubis - Fotografer
Koko B. Dharsono - Graphic Designer
Satria Adhinugroho - Cover Model

Seluruh lagu diciptakan dan disusun oleh Dhani Manaf, kecuali yang ditandai berikut.
1. "Aku Milikmu" (Dhani Manaf, Andra Ramadhan, Ari Lasso)
2. "Masihkah Ada" (Andra Ramadhan , Ari Lasso)
3. "Still I'm Sure We'll Love Again"
4. "Sembilan Hari & Liberty" (Dhani Manaf, Erwin Prasetya)
5. "Format Masa Depan"
6. "Mahameru"
7. "Imagi Cinta"
8. "Selamat Ulang Tahun"
9. "Deasy" (Dhani Manaf, Andra Ramadhan)
10. "Tak 'Kan Ada Cinta Yang Lain"


Keterangan :
"Tak Kan Ada Cinta Yang Lain" dirilis ulang oleh Titi DJ pada album Bahasa Kalbu pada tahun 1999, serta oleh Dewi Dewi pada album Recycle + pada tahun 2007.
https://id.wikipedia.org/wiki/Format_Masa_Depan

Dewa 19 - Dewa 19 (1992)



Dewa 19 adalah album pertama karya grup band Dewa 19 yang dirilis pada tahun 1992. Album ini merupakan satu-satunya album Dewa 19 dirilis di bawah label Team Records. Singel pertama dari album ini adalah "Kangen" yang sukses menjadi all time-hits. Lagu ini telah beberapa kali direkam ulang, termasuk duet antara Chrisye dan Sophia Latjuba pada tahun 2002. Album ini juga menelurkan hits lainnya seperti "Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi", yang dipopulerkan ulang oleh Ratu pada tahun 2003. Album pertama Dewa 19 ini mendapat sambutan yang sangat bagus dan berhasil memenangkan penghargaan BASF Awards sebagai "Album Terlaris 1993".

Dewa pertama dibentuk tahun 1986 oleh empat siswa SMP 6 Surabaya yaitu Ahmad Dhani Munaf (Dhani), Erwin Prasetya (Erwin), Wawan Juniarso (Wawan), dan Andra Ramadhan (Andra). Tahun 1988 Wawan keluar dari Dewa dan bergabung dengan Outsider yang antara lain beranggotakan Ari Lasso. Posisi wawan di Dewa digantikan oleh Salman dan Dewa berubah menjadi Down Beat. Down Beat kemudian cukup sukses di panggung festival band di Jawa Timur. Ketika nama band Slank berkibar, Wawan dipanggil untuk kembali menghidupkan Dewa dengan mengajak Ari Lasso. Nama Down Beat pun berubah menjadi Dewa 19 karena rata rata umur para personelnya waktu itu 19 tahun. Tahun 1992, Dewa merilis album pertamanya dengan title Dewa 19 juga. Album pertama ini langsung laris manis di pasar musik dalam negeri

Personil :
Dhani Manaf - Keyboard, Backing Vocal
Andra Ramadhan - Guitar
Ari Lasso - Vocal
Erwin Prasetya - Bass
Wawan Juniarso - Drum
https://id.wikipedia.org/wiki/Dewa_19_(album)

Tracklist

1. "Kangen (Ku Akan Datang)"
2. "Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi"
3. "Bayang-Bayang"
4. "Selamat Pagi" (Dhani Manaf, Ari Lasso, Andra Ramadhan)
5. "Swear" (Dhani Manaf, Ari Lasso)
6. "Bayi 19" (Andra Ramadhan) Instrumental
7. "Rein"
8. "Dewa & Si Mata Uang" (Dhani Manaf, Wawan Juniarso, Erwin Prasetya)
9. "Hanya Mimpi" (Andra Ramadhan, Dhani Manaf, Ari Lasso)